Tampilkan postingan dengan label Sandi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sandi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 September 2018

Tingkah Prabowo-Sandi Saat Yang Pengundian Nomor Urut

by

Tingkah Prabowo-Sandi Saat Yang Pengundian Nomor Urut



BERITA HARIAN - Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang akan bisa saja yang mendapat nomor urut 02 untuk kampanye. Nomor 02 yang dimaknai sebagai kemenangan dan kedamaian untuk Prabowo-Sandi.

Sebelum Prabowo-Sandi bergerak yang ke KPU, Sandiaga merapat ke rumah Prabowo di Jalan Kertenagara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sandiaga yang akan bersama jubir BPN Dahnil Anzar Simanjuntak merapat yang ke rumah Prabowo untuk berangkat secara berbarengan.

Kemudian, pada pukul 19.04 WIB, rombongan Prabowo-Sandi yang bergerak menuju Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk yang mengambil nomor urut. Prabowo dan Sandi berada dalam satu mobil yang sama.

Sejumlah tokoh ikut yang akan bisa saja yang mengantarkan Prabowo-Sandi, seperti mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang yang juga Direktur Materi dan Debat Ferry Mursyidan, Ketum PA 212 Slamet Ma'arif, dan Sudirman Said. Ada juga Ketua Umum PAN Zulklifi Hasan, Ketua Badan Pemenangan Djoko Santoso, hingga Neno Warisman.

Setiba di KPU, Prabowo-Sandi langsung saja yang akan bisa saja yang disambut oleh para relawan yang sudah lama menunggu mereka. Prabowo dan Sandi juga yang akan disambut oleh Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Kemudian rombongan yang bergerak menuju ruangan yang telah disiapkan KPU untuk bersiap mengambil nomor urut.

Di ruangan tersebut, Prabowo dan Sandi menyalami kubu Koalisi Indonesia Kerja (KIK), seperti Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, politikus PDIP Eriko Sotarduga, politikus Partai Golkar Aziz Syamsuddin, Sekjen PPP Arsul Sani, dan politikus PDIP DKI Prasetio Edi Marsudi. Terlihat mereka akrab satu sama lain.

Selang beberapa menit,pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin juga tiba di KPU. Diketahui juga Jokowi dan Prabowo berkoordinasi mengenai penetapan angka '0' pada nomor urut paslon. Seperti biasa, keduanya terlihat akrab.

Acara berlangsung, pasangan Prabowo-Sandi mendapat kesempatan mengambil nomor urut pertama. Sebab, Sandi mendapat angka 1, sementara Ma'ruf memperoleh angka 10. Alhasil, Prabowo dipersilakan lebih dulu mengambil nomor urut.

Prabowo lebih dahulu mengambil nomor urut, akhirnya didapatlah nomor 2. Terlihat senyum semringah keduanya setelah mendapat nomor urut 2.

Dalam pidatonya, Prabowo mengajak masyarakat menyerukan pilkada yang sejuk dan damai.

"Sama dengan Pak Jokowi, saya harap dan saya berkeinginan dan saya menyerukan seluruh rakyat, marilah kita laksanakan pemilu dengan sejuk, damai, semangat kekeluargaan untuk mencari yang terbaik untuk bangsa, bukan untuk cari kesalahan atau kekurangan masing-masing," tutur Prabowo.

"Saya harap semua pihak selalu bersikap tenang, tidak emosional, menahan diri, marilah kita songsong proses demokrasi dengan baik, tenang. Kita harap semua pihak melaksanakan tugas sebaik-baiknya," sambungnya.

Setelah Prabowo menyampaikan pidato, Sandi mengungkapkan kerja sama antara Koalisi Jokowi dan dirinya mengenai nomor urut. Dia menyebut kerja sama di antara mereka menandakan suasana antara mereka yang cair.

Baca juga : Siti Aisyah Yang di Amankan Polisi Usai Transaksi Barang Haram

"Jadi itu yang tadi diambil, waktu singkat dan penuh dengan persahabatan dan senda gurau dan akhirnya kita dapat nomor urut 2. Menurut saya, ini karunia Allah. Kita patut syukuri dan nomor berapa saja, yang penting kita menjaga tentunya Indonesia yang lebih baik ke depan," ucap Sandiaga.

Setelah berorasi, Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf sempat berfoto bersama kemudian bersalaman. Lalu Prabowo meninggalkan KPU sekaligus menyapa para relawan yang telah menunggu mereka di luar. Kepulangan Prabowo pun diiringi lagu '2019GantiPresiden' oleh para relawan.

"Pak Prabowo. Prabowo presiden," teriak para relawan.

Jumat, 05 Januari 2018

Terang-terangan, sandi Yang Ngaku Dulu Selalu Cek Kesehatan Diluar Negeri

by

Terang-terangan, sandi Yang Ngaku Dulu Selalu Cek Kesehatan Diluar Negeri



BERITA HARIAN - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno kini yang memilih untuk medical check up (cek kesehatan) yang di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Padahal, kata Sandi, dulunya dia yang selalu medical check up yang di luar negeri.

"Saya sekarang yang harus medical check up-nya yang akan di milik Pemprov DKI. Bukan pencitraan tapi to give example. Kalau saya dulu, jujur saja yang terbuka saya, medical check up yang di luar negeri," ujar Sandiaga saat yang akan bisa saja yang menghadiri perayaan ulang tahun RS Budhi Asih, Jalan Dewi Sartika, Jumat (5/1/2018).

Sandiaga ingin yang akan bisa saja yang menjadi contoh bagi masyarakat Jakarta dengan yang akan bisa saja yang melakukan hal itu. Dia memang punya risiko kelainan jantung. Sandiaga yang akan bisa saja yang mengatakan, dia pernah tes kesehatan yang di RS Mintohardjo pada saat Pilkada DKI 2017.

Baca juga : Mourinho Yang Anggap Conte Dan Klopp Bergaya Seperti Badut

Saat itu, pihak rumah sakit yang akan memintanya untuk rutin medical check up yang akan di sana. Namun kini, Sandiaga yang akan memilih untuk tes kesehatan yang di RS Pemprov DKI.

Dia meminta Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto untuk yang akan bisa saja yang memilih tempatnya.

"Sekarang saya yang harus tanya ke Pak Koesmedi, di mana saya mestimedical check up, Bapak mesti pilih. Saya kasih waktu 30 hari ya Pak," kata Sandiaga kepada Koesmedi.

Rabu, 25 Oktober 2017

Enam Topik Yang Akan Dibahas Anies-Sandi Setelah Bertemu Jokowi Diistana

by

Enam Topik Yang Akan Dibahas Anies-Sandi Setelah Bertemu Jokowi Diistana



BERITA HARIAN - Presiden Joko Widodo yang  bersama Gubernur dan juga Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, tidak yang membahas mengenai polemik reklamasi pada saat bertemu yang di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Padahal, masih ada juga perbedaan pandangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan pemerintah pusat yang akan terkait dengan sebuah pembangunan reklamasi yang di Pantai Utara Teluk Jakarta itu.

Pemerintah pusat yang akan berkomitmen untuk bisa saja melanjutkan proyek reklamasi.

Sementara, Anies-Sandi juga yang masih berpegang dan juga janjinya pada masa kampanye lalu untuk bisa saja menghentikan proyek reklamasi.

"Tidak ada (pembahasan soal reklamasi)" kata Anies usai yang akan pertemuan tertutup yang akan berlangsung satu jam.

Anies mengatakan, pertemuan yang tersebut hanya membahas enam topik, yakni Asian Games 2018, mass rapid transit (MRT), light rail transit (LRT), trotoar, penanggulangan banjir, dan penataan kampung kumuh.

Saat yang ditanya kenapa dirinya dan Sandiaga tidak yang menggunakan dengan sebuah kesempatan ini untuk yang bertanya yang mengenai proyek reklamasi ke Jokowi, Anies yang telah menyebut bahwa semua topic pada pembicaraan yang akan ditentukan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Semuanya kita ikut apa yang akan menjadi pembicaraan oleh Presiden," kata Anies.

Padahal, saat yang di Balai Kota, sebelum berangkat ke Istana, Sandiaga yang akan memprediksi proyek reklamasi dan juga yang tidak akan dibahas dengan yang secara detail.

Akan tetapi, lebih yang mengenai nasib dan juga kelanjutan proyek dan juga yang kepastian investasi serta solusi yang juga harus yang dipikirkan bersama.

"Komitmen kami jelas bahwa apa yang sudah  dituliskan, dan juga direncanakan itu yang sudah jadi visi kami dan sudah final yang sudah disampaikan. Kami ingin yang hadirkan proses yang sangat terbuka, transparan dan juga keadilan," kata Sandi.(Ihsanuddin)

Top Ad 728x90