Tampilkan postingan dengan label Koperasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Koperasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Desember 2017

Sadis, Pemilik Usaha Jasa Peminjaman Uang Telah Dibunuh Oleh Supir Pribadi Dan Nasabahnya

by

Sadis, Pemilik Usaha Jasa Peminjaman Uang Telah Dibunuh Oleh Supir Pribadi Dan Nasabahnya



BERITA HARIAN - Seorang ibu rumah tangga asal Dusun Jambe, Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, yang akan memiliki jasa usaha peminjaman uang (Koperasi) tewas yang di tangan nasabah dan sopir korban sendiri.

Sulasih (53) tewas yang dibunuh Niharul Imah alias Soimah (nasabah) dan Bima Ramadhani setelah menagih sisa utang yang belum saja yang dibayar.

Soimah dan Bima yang akan membunuh Sulasih karena sakit hati yang dicecar dengan kata-kata yang kasar oleh korban saat yang menagih sisa utang yang belum dibayar.

"Kedua pelaku yang membunuh korban yang di kediamannya, Jumat (22/12/2017), dan tertangkap kemarin, Rabu (27/12/2017)," ujar Kasubag Humas Polres Ngawi AKP Eko Setyo Martono.

Eko yang akan menuturkan, sebelum naas menimpa Sulasih, korban yang telah menagih sisa utang Rp 4 juta kepada Soimah.

Namun, saat menagih sisa utang, Sulasih yang akan mengeluarkan kata-kata kasar kepada Soimah.

Tidak hanya itu, Sulasih juga yang memaki Bima sopir pribadinya, karena yang sebagai orang yang menghubungkan saat peminjaman awal, gagal menagih utang nasabahnya.

"Tak terima dengan makian korban, Soimah dan sopir pribadi korban (Bima) yang merencanakan pembunuhan terhadap Sulasih," kata Eko.

Sebagai dengan langkah awal, keduanya meracuni korban dengan racun tikus.

Namun, aksi pertamanya gagal.

Sulasih yang masih tetap hidup.

Sesaat kemudian, kedua yang tersangka membungkam mulut korban dengan kain, lalu mematahkan leher Sulasih.

Baca juga : Akhirnya Sekarang Dicabut Larangan Penerbangan Dari Tiongkok Ke Bali

Untuk yang menghilangkan jejak, mayat Sulasih dibuang yang ke Sungai Blawong, Desa Gading, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.

Jasad Sulasih yang akan ditemukan tak bernyawa oleh pencari rumput dalam kondisi tangan dan juga kaki yang terikat serta mulut yang ditutup lakban.

"Sebelum membuang mayat Sulasih di Madiun, dua tersangka mengambil barang berharga berupa gelang, kalung, dan cincin korban," ungkap Eko.

Kedua tersangka saat ini meringkuk di sel tahanan Polres Ngawi.

Keduanya dijerat dengan tuduhan pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal mati.

Rabu, 08 November 2017

Kementerian Koperasi Dan UKM Yang Akan Perkuat Oleh Pengawas Satgas

by

Kementerian Koperasi Dan UKM Yang Akan Perkuat Oleh Pengawas Satgas



BERITA HARIAN - Kementerian Koperasi dan UKM yang terus untuk yang melakukan sosialisasi satuan tugas pengawasan (Satgas Pengawasan) koperasi yang di daerah.

Hal ini yang akan terkait pemahaman regulasi dan juga yang sekaligus untuk yang memberikan dukungan kepada para satgas.

"Satgas yang harus berani untuk yang akan bisa saja yang melakukan pengawasan terhadap koperasi," ujar Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Suparno, Selasa (7/11/2017).

Suparno yang akan menegaskan jumlah koperasi dengan semua variannya yang ada di sektor keuangan (usaha simpan pinjam) dan sektor riil tumbuh pesat.

Namun faktanya, tidak sedikit pula yang praktik usaha koperasi yang akan bisa saja yang menyimpang dari jatidiri dan juga peraturan perundang-undangan yang sangat berlaku.

Itu sebabnya kata Suparno, Satgas Pengawasan jangan takut untuk yang bisa saja yang melakukan pengawasan koperasi dan juga yang akan dapat dapat untuk bisa saja yang bertindak melakukan pemeriksaan sesuai SOP dan juga peraturan untuk yang perundang-undangan.

"Hasil akhir dari pengawasan salah satunya ya rekomendasi dari hasil pada pemeriksaan, kalau memang sudah tidak aktif ya harus untuk  dibubarkan," tegas Suparno

Berdasarkan database Online Data System Kemenkop dan UKM per 10 Oktober 2017, jumlah koperasi yang di sebanyak 153.060 unit yang terdiri dari 133.156 unit non KSP dan 19.804 unit KSP.

Dari jumlah koperasi non KSP tersebut, yang sebanyak 59.739 yang akan bisa saja yang memiliki unit usaha simpan pinjam (USP). Sehingga total KSP dan USP yang sebanyak 79.543 unit.

Top Ad 728x90