Tampilkan postingan dengan label Kebanjiran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebanjiran. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Oktober 2018

Hujan Deras, Pohon Besar Tumbang di Jalan T Amir Hamzah

by

Hujan Deras, Pohon Besar Tumbang di Jalan T Amir Hamzah 



BERITA HARIAN - Pasca hujan yang telah mengguyur Kota Medan pada Jumat (5/10/2018), arus lalu lintas di kawasan Jalan T Amir Hamzah tersendat. Hal ini yang akan diakibatkan pohon besar di pinggir Jalan T Amir Hamzah tumbang.

Petugas telah yang akan bisa saja yang mengamankan lalu lintas dan memotong pohon tersebut. Tumbangnya pohon tersebut juga menimpa kabel-kabel listrik yang terdapat di sekitar lokasi.

Kepling IV Sei Agul Rominar Hutabarat mengatakan, pohon tumbang pada saat hujan turun. Berdasarkan pengakuannya, warga sudah sering meminta agar pohon besar di kawasan Jalan T Amir Hamzah dipotong, namun hal tersebut belum dilakukan.

Baca juga : Jennifer Dunn Bebas, Sarita ASyik Minum Es Teh Manis

"Dulu sudah diminta tolong supaya dipotong. Warga sudah minta, cuma kek manalah, gini juga," katanya.

Hingga pukul 16.00 WIB, petugas masih memotong pohon tersebut. Kendaraan yang melintas hanya menggunakan satu jalur jalan saja.

Minggu, 16 September 2018

Hujan Semalaman Tak Berhenti, Rumah Warga di Medan Terendam Banjir

by

Hujan Semalaman Tak Berhenti, Rumah Warga di Medan Terendam Banjir



BERITA HARIAN
- Pasca hujan deras yang mengguyur Kota Medan dan yang sekitarnya sejak Sabtu (15/9/2018) malam hingga Minggu (16/9/2018) yang dinihari, mengakibatkan ratusan rumah warga terendam banjir.

Manajer Pusdalops BPBD Medan M Yunus mengatakan, banjir yang menerjang rumah warga umumnya berada di pinggiran daerah aliran sungai (DAS) yakni di Jalan Mantri Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun,

Gg Bidan dan Gg Merdeka Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun, yang di Kelurahan Titi Rante Kecamatan Medan Baru.

Kemudian di Jalan Saudara Kelurahan Beringin Kecamatan Medan Selayang, Jalan Karya April Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Johor, Jalan Luku Medan Johor, Jalan Pamen Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Medan Baru.

Baca juga : Ada Bandar Narkoba, Polisi Nyamar Tangka Pria Aceh Usai Transaksi Ganja 5KG

"Ketinggian air yang memasuki rumah warga yang bervariasi mulai 50 cm hingga 180 cm, warga sudah mengungsi ke tempat lebih tinggi dan kami terus melakukan evakuasi dan pendataan," ujarnya.

Hingga kini, Minggu (16/9/2018) siang, beberapa kawasan Jalan masih digenangi air. Seperti Jalan Pattimura, Monginsidi.

Minggu, 29 April 2018

Sumatera Utara Yang Terus Menerus Hujan Lebat Setiap Malam Hari

by

Sumatera Utara Yang Terus Menerus Hujan Lebat Setiap Malam Hari



BERITA HARIAN - Beberapa wilayah di Sumatera Utara yang akan dilanda hujan mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.30 WIB malam nanti.

Menurut Kabid data dan juga Informasi BMKG Medan, Syahnan beberapa yang wilayah di Sumatera Utara berpotensi terjadi hujan dengan yang intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 16.00 WIB akan yang akan terjadi di Wilayah Deli Serdang, Simalungun, Pematangsiantar.

Hujan dapat meluas hingga yang ke beberapa wilayah lainnya, seperti Medan, Langkat, Sergai, Karo, Samosir, dan yang sekitarnya.

Diperkirakan masih akan yang berlangsung hingga 18.30 WIB.

"Saat ini memang intensitas hujan yang di wilayah Sumut sedang tinggi. Karena yang akan masuk bulan hujan sedang lebat akan terus turun hingga akhir Juni," kata Syahnan lewat yang sambungan telepon selular.

Baca juga : Esther Mopeng Yang Akan Ikut Seleksi Dari Caleg 

"Curah hujan sedang lebat akan yang sering terjadi sore hari. Dengan intensitas hujan antara 10 hingga 15 menit," tambahnya.

Lebih lanjut, Syahnan menjelaskan bahwa intensitas hujan yang sendiri tidak ada dipengaruhi arah perputaran angin. Cuma memang saat ini yang intensitas memang sedang tinggi hingga akhir Juni mendatang.

Minggu, 08 April 2018

Kembali Lagi Banjir di Medan, Sejumlah Ruas Jalan Medan Alami Kemacetan Panjang

by

Kembali Lagi Banjir di Medan, Sejumlah Ruas Jalan Medan Alami Kemacetan Panjang



BERITA HARIAN - Hujan deras yang akan mengguyur Kota Medan sejak pukul 15.00 WIB pada Minggu (8/4/2018).

Akibatnya sejumlah ruas jalan di kawasan Gatot Subroto-Sei Sikambing yang akan bisa saja yang mengalami banjir setinggi mata kaki orang dewasa.

Arus lalu lintas pun yang akan mengalami kemacetan panjang.

Kemacetan terlihat di Jalan Gatot Subroto yang akan mengarah ke kawasan Tomang Elok.

Selain itu, ruas jalan yang juga mengalami kemacetan juga terjadi yang di Jalan Darussalam, Jalan Sei Batang Hari dan Jalan Ayahanda.

Bahkan, beberapa warga berinisiatif turut turun tangan yang akan bisa saja yang mengatasi kemacetan yang terjadi di persimpangan jalan untuk mengurai kemacetan.

Baca juga : Siswa Dusun Damma Yang Sangat Pertaruhkan Nyawa Hanya Demi Sekolah

Salah seorang warga Rudi yang akan bisa saja yang mengatakan, kemacetan sudah mulai terlihat setelah hujan reda. Bahkan menurutnya tak jarang kendaraan roda dua yang kebetulan melintas yang akan mengalami mogok.

"Macetnya mulai jam 6 tadi bang. Karena banjir ini mulai dari simpang Sikambing. Sampe sekarang ini masih saja yang tegenang dan juga macet," jelasnya.

Jumat, 23 Februari 2018

Warga Pasar 6 Yang kebanjiran Saat Turun Hujan Deras

by

Warga Pasar 6 Yang kebanjiran Saat Turun Hujan Deras



BERITA HARIAN - Warga Jalan Jamin Ginting Pasar 6 Kota Medan, B Hutabarat yang akan mengatakan, selama ini masyarakat selalu mengalami kebanjiran bila hujan turun.

Kondisi ini bisa saja yang terjadi, sejak ditutupnya saluran drainase yang akan bisa saja yang mengalir ke Sungai Babura pada saat yang akan dilakukannya pelebaran Jalan Jamin Ginting beberapa tahun lalu.

"Semoga dengan normalisasi yang dilakukan, kawasan kami tidak lagi yang kebanjiran. Untuk itu atas nama warga sekitar, kami yang akan bisa saja yang mengucapkan terima kasih,"ungkap Hutabarat, Kamis (21/2/2018).

Ia pun yang akan bisa saja yang akan mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan, terutama kepada Dinas PU Medan.

Karena telah yang akan bisa saja yang akan melakukan pengorekan dan penyedotan sehingga drainase di Jalan Masjid Syuhada kembali berfungsi.

Selain itu, sambung Hutabarat, ketika yang masih ada Asrama Batalyon Kaveleri 6 Serbu, kawasan mereka tinggal tidak pernah yang kebanjiran karena ada waduk.

Namun, setelah asrama pindah dan yang akan dilakukan pembangunan Perumahan Citra Garden dan Carefour, ia mengaku waduk yang akan dipekercil sehingga kawasan mereka tinggal menjadi langganan banjir.

Ungkapan senada juga yang akan bisa saja  disampaikan oleh S Bakkara, warga Jalan Mesjid Syuhada Pasar VI, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang.

Ia cukup senang, sebab pemerintah yang akan bisa saja yang akan dapat mengatasi keluhan warga berkaitan dengan banjir tersebut.

Dengan adanya perhatian Pemko, menurutnya, yang akan  bisa saja yang akan menunjukkan Pemko serius dalam mendorong pembangunan yang akan ada di kota Medan.

Baca juga : Mencegah Pengemudi Yang Parkir Sembarangan, Begini Dilakukan Petugas Dishub

"Atas perhatian yang telah saja yang akan diberikan ini, saya respons positif. Untuk itu saya pun mengajak masyarakat untuk yang akan bisa saja yang mendukung dan membantu seluruh program yang dijalankan Pemko Medan, terutama program pembangunan yang akan di Kecamatan Medan Selayang,"ajak Bakkara.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan kembali melakukan normalisasi drainase.

Kali ini yang akan bisa saja yang menjadi objek normalisasi adalah drainase  yang di Jalan Mesjid Syuhada Pasar VI, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang.

Selama ini, drainase tidak yang akan bisa saja yang berfungsi karena tersumbat dan juga yang akan bisa saja yang mengalami sedimentasi ataupun tumpukan sampah. Hal itu pun memicu terjadinya banjir.

Top Ad 728x90