Tampilkan postingan dengan label Dibunuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dibunuh. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Maret 2018

Terungkap Cewek Yang Bertato Hello Kitty Dibunuh Oleh Komplotan Sopir Taksi Online

by

Terungkap Cewek Yang Bertato Hello Kitty Dibunuh Oleh Komplotan Sopir Taksi Online



BERITA HARIAN - Jajaran Satuan Reskrim Kepolisian Resor Bogor yang akan bisa saja yang menangkap pelaku pembunuhan yang terhadap Yun Siska Rohani (29).

Sebelumnya, jasad warga Pesanggrahan, Jakarta, itu yang akan bisa saja yang akan ditemukan tanpa identitas dengan kondisi tangan yang akan terikat serta kepalanya yang akan tertutup kantong plastik di area ruko Perumahan Cibinong Griya Asri, Minggu (18/3/2018).

Di bagian belakang tubuh korban juga yang akan ditemukan tato bergambar Hello Kitty.

Adapun identitas pelaku yang akan pembunuhan itu adalah FH (28) dan FD (28). Keduanya yang merupakan warga Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.

Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky yang akan mengatakan, modus kedua pelaku adalah ingin yang akan bisa saja yang menguasai harta benda milik korban. Dicky juga yang akan bisa saja yang menyebutkan, satu dari kedua pelaku itu berprofesi sebagai sopir taksi online.

"Korban dimintai uang sebesar Rp 20 juta oleh pelaku. Korban juga yang akan diancam dengan menggunakan samurai kecil dan dilakban tangannya serta yang akan disuruh menelepon kepada keluarganya," ucap Dicky, yang di Mapolres Bogor, Selasa (20/3/2018).

Dicky yang akan bisa saja yang menjelaskan, karena ketakutan, korban kemudian yang akan bisa saja yang menyerahkan dua kartu anjungan tunai mandiri (ATM) miliknya. Namun, pada saat pelaku mengecek isi saldo milik korban, ternyata tidak ada isinya.

"Di Rest Area Km 34 Tol Jagorawi Sentul, pelaku FH turun menuju ATM untuk yang akan mengecek isinya, tapi kosong. Selanjutnya, pelaku kembali yang akan ke dalam mobil dan mencekik leher korban yang sampai tidak bergerak dan menyumpal muka korban dengan tisu basah serta dompetnya," ungkap Dicky.

"Setelah dianggap tidak bernapas, kepala korban ditutup pakai tiga buah plastik. Pelaku FD terus mengarahkan mobil ke kompleks Ruko Cibinong Griya Asri. Di sana, FH menurunkan korban di semak-semak lokasi tersebut," tambah Dicky.

Pada hari kejadian itu, sambungnya, kedua pelaku memang sudah berencana untuk melakukan aksi kejahatannya. Mereka berangkat dari salah satu restoran cepat saji di wilayah Cibinong menuju Jakarta dengan mengendarai mobil Suzuki Ertiga yang dikemudikan oleh pelaku FH, selaku sopir taksi online.

Sesampainya di Jakarta, kata Dicky, FH mendapat order dari korban yang memintanya diantar dari Hotel Casendra, Jakarta Pusat, menuju Haris Hotel Tebet, Jakarta Selatan.

Baca juga : Kisah Pilu Anak TKI Yang Tewas Disiksa Yang Di Arab Saudi

"Tapi justru korban tidak diturunkan di tempat tujuan, melainkan dibawa ke arah Tol Jagorawi. Di situlah pelaku melakukan perbuatannya," tutur Dicky.

Lanjut dia, seusai membunuh dan membuang jasad korban, pelaku membawa barang-barang milik korban ke daerah Bubulak, Kota Bogor, untuk membuang tasnya. Siang harinya, pelaku FH pergi ke salah satu pusat perbelanjaan untuk menjual ponsel korban.

"Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 4KUHP, Pasal 338 KUHP, dan Pasal 340 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang dan atau pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman paling lama 20 Tahun," ujar Dicky.

Rabu, 03 Januari 2018

Amoi yang Ditemukan Tewas Yang Dibunuh Achoi Mantan Kekasihnya

by

Amoi yang Ditemukan Tewas Yang Dibunuh Achoi Mantan Kekasihnya 



BERITA  HARIAN - Publik sempat yang digegerkan dengan kematian siswi SMK cantik asal Pontianak, LC (17) yang dibunuh sama mantan kekasihnya sendiri.

Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan, Bun Jun Tjoi alias Choi, pemuda asal Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat ini yang mengaku tega membunuh Lie Chu alias Vela, karena terbakar api cemburu.

"Saya cemburu Bang, karena dia," kata pria 28 tahun ini yang ditemui di RS Anton Soedjarwo (Dokes) Polda Kalbar, Senin (1/1/2018).

Choi yang mengaku, sudah berpacaran dengan siswi kelas 2 SMK N 6 Pontianak itu sejak yang setahun terakhir.

Namun belakangan ini gadis 17 tahun tersebut yang di mata Choi telah berubah. Choi yang menduga korban memiliki pria idaman lain.

Berikut 9 fakta terkait peristiwa tersebut dilansir Pontianak.

1. Dibunuh Saat Tidur

LC yang dihabisi oleh kekasihnya sendiri, Achoi (29) saat yang tertidur usai merayakan pergantian tahun pada Senin (1/01/2018).

Korban diduga yang meninggal dunia sekitar pukul 01.00 WIB, hal tersebut yang diketahui dari jari korban saat dipegang masih lembut atau belum kaku jadi masih dibawah 3 jam.

Saat meninggal dunia korban sedang berbaring yang disebuah alas tidur berwarna merah dengan motif daun.

LC pun masih lengkap yang menggunakan pakain garis-garis perpaduan kuning dan cream lengan pendek, serta celana pendek motif orange dan hijau yang sepaha.

2. Terlilit Tali Tas

Saat yang ditemukan, kondisi LC sudah tak bernyawa.

Karena korban tertidur, tanda-tanda adanya perlawanan masih minim.

Pada leher korban, tampak lilitan sebuah tali tas yang berwarna hitam.

"Yang jelas saat di TKP korban sudah meninggal dalam kondisi terlilit tali tas warna hitam, untuk tanda-tanda perlawanan mungkin masih minim, sepertinya korban dalam kondisi sedang tertidur sehabis melewati pergantian tahun," ungap Tim Inafis Polresta Pontianak Kota, Bripka Agung Utomo , Senin (01/01/2018).

Menurutnya, LC lehernya yang dililit atau diikat dengan tali tas hitam yang ada dalam kamar kecil yang berukuran 3 x 3 meter.

"Untuk kekerasan benda tumpul atau tajam yang tidak ditemukan, yang jelas terlihat hanya pada leher," ucap Agung.

3. Cemburu

Tersangka yang mengungkapkan alasannya membunuh kekasihnya adalah karena cemburu.

Menurutnya, kekasihnya selingkuh atau memiliki hubungan asmara dengan lelaki yang lain.

"Cemburu," katanya saat yang ditanya alasan membunuh sang pacar, Senin (01/01/2018).

Ia juga yang mengungkapkan, saat melakukan aksinya, LC tak melakukan perlawanan.

Ia dibunuh yang menggunakan Jaket dengan cara leher diikat.

Achoi menuturkan bahwa, pacar baru kekasihnya datang yang ke rumahnya ketika ia ada di kediaman LC.

Diketahui, Achoi dan LC telah yang menjalin hubungan pacaran selama lebih dari satu tahun.

Ia yang mengetahui kekasihnya selingkuh dari temannya, saat menanyakannya, LC tak mengakui perselingkuan tersebut.

"Saya tidak pernah melihat cowok barunya, tapi saya mendengar dari kawan saya kalau dia sudah ada cowok dan selingkuhan dibelakang saya. Teman saya bilang cowok itu sering datang kerumahnya," ucap Achoi.

4. Percobaan Bunuh Diri

Usai membunuh LC yang dirumah kakaknya, tersangka Achoi pun yang mengatakan ingin mencoba bunuh diri.

"Dirumah saat itu hanya saya berdua, saya gak jemput dia, dia suruh saya datang, saya cuma ngomong-ngomong doang, masalah hubungan saya dengan dia bagaimana, saya bilang, kamu bohong sama saya, coba jujur ngomong, jadi saya bilang, lebih baik aku mati," kata Achoi.

5. Sempat Kabur dan Ditembak Polisi

Setelah membunuh kekasihnya, Achoi yang sempat mencoba untuk melarikan diri.

Achoi yang sempat hendak kabur ke Sekadau usai yang membunuh pacarnya pun diringkus di Jalan Raya Sanggau, Kecamatan Tayan.

Polisi yang terpaksa menyenggol kendaraan sepeda motor milik tersangka agar dapat bisa yang ditangkap.

Namun, bukannya yang menyerah, Achoi  malah kabur dan yang akhirnya harus mendapat timah panas dari pihak Kepolisian.

6. Menstruasi

Menurut tim Inafis, korban LC yang meninggal dalam masa menstruasi.

Saat ini, juga yang sudah dilakukan pemeriksaan oleh dokter forensik.

Menurut dokter, korban yang akan ditemukan tak lama setelah meninggal.

Hal tersebut tampak dari tubuhnya yang masih hangat dan juga belum kaku.

7. Menyesal

Achoi yang mengaku menyesal karena membunuh mantan kekasihnya.
Ia yang mengaku menjadi gelap mata karena dibakar api cemburu.

Baca juga :  Ombudsman Bingung Penanganan Dengan Kasus Siswa Siluman SMAN 2 Medan Yang Lama Kali

Saat ini Achoi tengah diamankan di Rumah Sakit Anton Soejarwo karena yang berusaha melawan pada saat diamankan oleh petugas dari Polsek Pontianak Utara dan yang terpaksa dilumpuhkan kakinya dengan timah panas.

Untuk yang membuktikan penyesalannya, ia bahkan melakukan percobaan bunuh diri, namun gagal karena tali yang digunakan putus.

"Saya membunuh karena cemburu, dia selingkuh. Aku bunuh dia pakai tali tas dan jaket dengan dijeratkan yang dilehernya. Dia tidak melawan dan tidak teriak. Saya pacaran sama dia sudah setahun enam bulan," tambahnnya.

8. Sudah Putus

Achoi yang sudah putus beberapa waktu lalu, meski demikian, ia tetap yang menganggap LC sebagai kekasihnya.

Ia juga tak terima apabila ada lelaki lain yang bersamanya.

9. Dibunuh Saat Rumah Kosong

Achoi yang menceritakan tempat terjadinya pembunuhan tersebut di kediaman abang kandung korban di Jalan Kebangkitan Nasional.

Saat itu rumah tengah kosong, karena kakak lelaki korban yang tengah berada diluar.

"Tempat membunuhnya dirumah abang Vera Jalan Kebangkitan Nasional. Rumah itu kami berdua, abangnya tidak ada dirumah. Dia suruh saya datang dirumah abangnya, karena mamaknya tak bolehkan saya datang yang di rumahnya," katanya.

Top Ad 728x90