Tampilkan postingan dengan label PDAM Tirtanadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PDAM Tirtanadi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Juli 2018

PDAM Tirtanadi Yang Mengeolah Air Limbah Untuk Kebutuhan Masyarakat Sumut

by

PDAM Tirtanadi Yang Mengeolah Air Limbah Untuk Kebutuhan Masyarakat Sumut



BERITA HARIAN - Gelar rapat tertutup Sekretaris Daerah (Sekda) Hj Sabrina dengan Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Sutedi Raharjo.Rapat diadakan di gedung PDAM Tirtanadi, Jalan Sisingamangaraja XII, Kota Medan, Jumat (20/7/2018).

Pertemuan ini digelar untuk yang akan bisa saja yang membahas setelah sekian lamanya PDAM Tirtanadi tidak masuk yang dalam Pendapat Asli Daerah (PAD).

Hj Sabrina yang akan bisa saja yang mengatakan, rapat kali ini digelar untuk yang kedepannya peningkatan kinerja dan bisa menghasilkan pendapatan bagi pemerintah.

"Ya memang saya sudah lama dengar, PDAM Tirtanadi ini, tidak yang akan menghasilkan PAD bagi pemerintah Sumut. Dan rapat ini kami gelar agar yang ada peningkatan tetap terwujud setiap tahun," ujar Hj Sabrina Yang ditemui setelah selesai rapat di ruangan PDAM Tirtanadi.

Sebelumnya, ia sudah yang akan bisa saja yang mendengar kabar tentang menurunnya kinerja dari PDAM Tirtanadi tersebut yang lama tidak yang akan bisa saja yang menghasilkan PAD. Sambungnya, program-program sudah terlaksana dan akan dikembangkan oleh PDAM Tirtanadi.

"Tadi bapak Dirut sudah yang akan bisa saja yang menerangkan beberapa program yang akan dikembangkan kedepannya untuk menghasilkan PAD dan diskusi permasalahan di masyarakat untuk meningkatkan kinerja," ujarnya.

Diketahui PDAM Tirtanadi baru akan bisa saja yang menghasilkan PAD kepada pemerintah, dikarenakan meningkatnya kinerja perusahaan tersebut.

Terakhir kali BUMD milik Pemprov Sumut itu yang akan menyetor PAD adalah pada tahun 2010. Namun sejak keluarnya Permendagri Nomor 690 Tahun 2009 dan Perda No 10 Tahun 2009, tidak lagi menyetorkan PAD.

Sebab menurut Permendagri Nomor 690, PDAM yang cakupan layanan pelanggannya belum mencapai 80 persen, tidak diwajibkan menyetorkan PAD. Laba yang diperoleh PDAM Tirtanadi pasca-terbitnya Permendagri Nomor 690 itu, dialokasikan untuk peningkatan produksi air.

"Nah, PDAM Tirtanadi sendiri sudah mencapai peningkatan yaitu 83 persen kinerja. Makanya akan menyetorkan PAD," ujarnya.

Baca juga : Harumkan Nama Negara Indonesia, M Zohri Akan Dapat Emas Sekilo Dari Pegadaian

Salah satu wacana yang akan dijalankan kedepannya oleh PDAM Tirtanadi adalah pengelolaan air limbah untuk kebutuhan masyarakat. Dan bisa digunakan kembali untuk menjadi bahan baku.

"Kita akan mengelola air limbah, tapi kalau memang tidak  dikonsumsi masyarakat karena ada istilah limbah
tapi bisa dipakai untuk penyiraman tumbuhan hingga mencuci," ucapnya.

Direktur Utama PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo mengaku akan memperbaiki semua kinerja dengan meningkatkan kualitas produk perusahaan tersebut.

Minggu, 25 Maret 2018

Air PDAM Yang di Daerah Perumnas Mandal Yang Masih Kotor Pascaperbaiki Pipa

by

Air PDAM Yang di Daerah Perumnas Mandal Yang Masih Kotor Pascaperbaiki Pipa



BERITA HARIAN - Air yang telah disalurkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi yang di seputaran Perumnas Mandala Medan Kotor Pascaperbaikan pipa yang di depan Mapolda Sumut.

Hal ini yang akan dikatakan Kepala Sekretaris PDAM Tirtanadi Jumirin pada saat dihubungi melalui selulernya, Minggu (25/3/2018).

Ia yang akan mengatakan air kotor Pascaperbaikan pipa itu hal yang biasa. Karena, sambung Jumirin, itu yang merupakan dampak dari perbaikan pipa yang pecah akibat perbaikan drainase yang ada di depan Polda Sumut.

"Kemungkinan malam hari airnya sudah sangat jernih lagi. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,"kata Jumirin.

Sementara itu, Eva warga Jalan Gagak Raya mengaku heran dengan air yang akan disalurkan PDAM Tirtanadi.

Baca juga : Warga Yang Berharap Jokowi Melewati Jalan Rusak, Pembangunan di Kota Medan 

"Biasanya tidak pernah seperti ini. Kaget karena hal ini baru yang terjadi hari ini. Biasanya air yang mengalir bersih,"katanya.

Ia yang menyatakan meskipun air yang disalurkan Tirtanadi Kotor, dirinya dan juga keluarganya tetap menggunakan air tersebut.

"Namanya juga yang kebutuhan, mau tidak mau ya harus saja yang akan digunakan juga. Saya harap Tirtanadi bisa saja yang akan mencari solusi Pascaperbaikan air yang disalurkan yang tidak jorok," ujarnya.

Jumat, 09 Februari 2018

Astaga! Sepeda Motor Pegawai PDAM Tirtanadi Yang Hilang Dipelantaran Parkir

by

Astaga! Sepeda Motor Pegawai PDAM Tirtanadi Yang Hilang Dipelantaran Parkir



BERITA HARIAN - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi dalam waktu dekat yang akan diperiksa oleh polisi Polsek Medan Kota.

Hal itu yang akan bisa saja yang dikarenakan pada Kamis (18/1/2018) sekitar pukul 17.00 WIB satu pegawai yang di perusahaan pelat merah ini kehilangan sepeda motor Honda Supra warna merah hitam BK 4085 AGM persis yang dipelataran parkir kantor PDAM Tirtanadi yang berada di Jalan Sisingamangaraja No 1, Kecamatan Medan Kota.

Kejadian ini yang akan bisa saja yang dikatakan pegawai Tirtanadi Zaman Karya saat disambangi di ruang kerjanya, Jumat (9/2/2018).

Ia mengatakan pihaknya tidak langsung yang akan bisa saja yang membuat laporan karena dirinya ingin bertanya dulu sama petugas keamanan yang sedang saja yang berjaga pada saat kejadian.

"Saya tanya ke satpam tetap tidak ada yang tahu. Karena pada saat itu ada acara Maulid nabi,"katanya.

Dikatakan Zaman, pihaknya langsung menyebar informasi hilangnya sepeda motor Honda Supra warna merah hitam BK 4085 AGM kepada Kepala Perusahaan Tirtanadi Jumirin.

"Beliau turut prihatin dan juga yang akan bisa saja yang menyuruh saya untuk membuat laporan ke Polsek Medan Kota agar ketahuan siapa pencuri dan di mana keberadaan motor saya,"ujarnya.

Mendengar hal itu, Zaman Karya langsung yang akan bisa saja yang membuat laporan pada Senin (22/1/2018) dengan surat laporan Nomor : STPL/61/K/I/2018/SU/POLRESTA MEDAN / SEK M.KOTA .

"Saya berharap motor saya yang akan ditemukan dan pencurinya diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia,"katanya.

Baca juga : KPK Yang Tegaskan Rekomendasi Bebas Bersyarat Untuk Nazaruddin

Sementara itu, Kepala Sekretaris Tirtanadi Jumirin mengatakan pada saat kejadian ada yang kegiatan Maulid Nabi di PDAM Tirtanadi.

"Banyak orang yang berlalu lalang di sini dan satpam sudah bekerja maksimal. Tapi di situ juga sepeda motor pegawai hilang," katanya saat disambangi di ruang kerjanya, Jumat (9/2/2018).

Ia mengatakan pihaknya sudah yang akan bisa saja yang membuat laporan ke Polsek Medan Kota dan berharap agar polisi cepat untuk yang akan bisa saja yang melakukan tindakan.

"Kita serahkan semuanya kepada polisi karena kita percaya dengan mereka sebagai penegak hukum," ujarnya.

Top Ad 728x90