Tampilkan postingan dengan label Mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mahasiswa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 April 2018

Puluhan Mahasiswa PMII Demo, Dan Menguncang – guncang Pagar DPRD Sumut

by

Puluhan Mahasiswa PMII Demo, Dan Menguncang – guncang Pagar DPRD Sumut



BERITA HARIAN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam PMII beramai-ramai geruduk kantor DPRD Sumut. Massa menyatakan diri dari berbagai kampus yang di Kota Medan, bersatu dan juga yang akan mengibarkan bendera PMII.

Massa yang akan bisa saja yang menyampaikan aspirasi atas hasil kinerja pemerintahan Jokowi-JK yang akan dianggap tidak memihak ke masyarakat.

"Kita melihat pendapatan orangtua kita yang tidak bertambah, namun presiden Jokowi yang seenaknya menaikkan BBM. Di mana presiden Jokowi diusung dari partai PDIP namun tidak ada satu kaderpun yang membantah atas kenaikkan ini, ke mana PDIP yang di masa pimpinan SBY mengecam keras atas kenaikan BBM," ujar Sofyandi Lubis saat menyampaikan orasinya yang di depan kantor DPRD Sumut, Rabu (4/4/2018).

Salah seorang mahasiswa yang akan bisa saja yang merupakan anggota PMII, memanjat pagar utama gedung DPRD Sumut.

Sesekali mereka menggoyang pagar kantor DPRD Sumut dengan kencang. ada yang memanjat pagar tersebut. Massa mengguncang pagar tersebut, sembari yang akan bisa saja yang menyanyikan lagu perjuangan. Mahasiswa berharap agar bisa berdiskusi dengan para anggota dewan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada perwakilan dewan yang keluar untuk menjumpai massa PMII.

Baca juga : Siddik Aji Adalah Seorang Ketua DPC Partai Garuda Medan Yang Begitu Sah

"Utang bertambah, BBM naik terus, untuk pemerintah Jokowi-JK kami anggap gagal. Petani merasa dicurangi oleh bangsanya sendiri, sama-sama kita lihat turunnya harga sawit dan karet bahkan lapangan pekerjaan sangat sulit," ujar pria yang menggunakan alat pengeras suara.

"Apa kami harus memakan tanah dan batu," tambahnya.

Massa kembali mengguncang keras pagar kantor DPRD Sumut.

Senin, 26 Maret 2018

Harga BBM Pertalite Dua Kali Naik, Mahasiswa USU Turun KeJalan

by

Harga BBM Pertalite Dua Kali Naik, Mahasiswa USU Turun KeJalan



BERITA HARIAN - Presiden Mahasiswa USU, Wira Putra yang mengatakan menolak adanya kenaikan BBM jenis pertalite sebesar Rp 300 rupiah.

Dikatakannya, mahasiswa kecewa dalam tiga bulan terakhir, pemerintah secara diam-diam yang menaikkan dua kali harga BBM.

"Kami melihat sudah dua kali kenaikan BBM. Pertama Bulan Januari dan kedua Maret ini. Alasannya karena minyak dunia yang naik. Padahal bulan Februari harga minyak dunia turun, tapi hingga hari ini Pemerintah tidak ada etikad untuk menurunkan harga minyak," kata Wira pada saat berorasi pada aksi unjuk rasa di Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (26/3/2018).

Maka dari itu, lanjut Wira, pihaknya dengan tegas menolak kenaikan pertalite.

Selain itu, pihaknya meminta agar seluruh SPBU di Sumut untuk tetap menyuplai dan juga yang akan mendistribusikan minyak jenis premium ke semua SPBU di Sumut.

Tak lama berselang, kemudian massa yang membubarkan diri dan aksi berlanjut ke gedung DPRD Sumut.

Baca juga : Ini Yang Terjadi, Unjuk Rasa di Kantor PAN Sumut Ricuh

Sepanjang longmarch ke DPRD Sumut, massa menuntun kendaraan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah.

Sampai di depan gedung dewan massa kembali berorasi. Seorang perwakilan DPRD Sumut yang menjumpai massa ditolak.

Massa mendesak agar diberi izin masuk yang ke dalam pelataran gedung.

Jumat, 17 November 2017

Tiga Mahasiswa Yang Diciduk Polisi Saat Pesta Ganja Diatas Rumah

by

Tiga Mahasiswa Yang Diciduk Polisi Saat Pesta Ganja Diatas Rumah



BERITA HARIAN - Pesta ganja kalangan mahasiswa yang akan digagalkan Satreskoba Polresta Samarinda.

Pengungkapan kasus yang tersebut dilakukan pada Kamis (16/11) kemarin, yang di perumahan yang terdapat yang di jalan Kh Wahid Hasyim, Samarinda Utara.

Terdapat empat pelaku yang akan diamankan, diantaranya Algelar Darary (18), M Syajid Afdillah (20), Musthafa Husaini (19) dan Juliansyah (30), bahkan tiga diantaranya yang merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri dan swasta di Samarinda.

Juliansyah si pemilik ganja yang mengaku, rumah kakak yang sepupunya itu memang kerap yang akan digunakan untuk yang mengkonsumsi ganja. Selain menjual, dirinya juga yang turut menggunakan ganja tersebut.

"Saya belinya online, sudah dua kali saya pesan," ucapnya, Jumat (17/11/2017).

Lanjut dia yang menjelaskan, setiap kali ada pembeli, dirinya juga yang akan mempersilahkan untuk menggunakan di rumah tersebut, terdapat ruang khusus yang akan disiapkannya untuk yang menggunakan ganja.

Baca Juga : Mourinho Yang Rencana Reuni Bersama Luiz

"Pakainya di loteng, rumah kakak sepupu saya," tuturnya.

Kaur Bin Ops (KBO) Satreskoba Polresta Samarinda, Ipda Edi Susanto yang menjelaskan, pengungkapan tersebut yang berawal dari adanya informasi warga, yang mengatakan yang salah satu rumah di perumahan yang tersebut, kerap yang akan dijadikan tempat transaksi dan tempat pesta narkoba.

"Kita amankan duluan si Juli, lalu kita geledah dan juga yang akan dapati tiga orang lainya. Rumah itu memang kerap dijadikan tempat transaksi dan juga yang akan menggunakan narkoba," ucapnya.

Dia pun yang akan membenarkan, diantara empat pelaku yang diamankan, terdapat tiga yang diantaranya mahasiswa.

"Betul, ada tiga mahasiswa yang akan diamankan. Dan, rata-rata pangsa pasar peredaran ganja menyasar kalangan mahasiswa," ungkapnya.

Sementara itu, barang bukti yang diamankan dari pelaku, yakni 2 bungkus ganja yang seberat 51,39 gram, 1 kotak rolling paper, dan uang tunai senilai Rp 1 juta.

Minggu, 09 Juli 2017

Pemilik Bom Yang Di Sekejati Bandung Adalah Seorang Mahasiswa Di Perguruan Tinggi Swasta

by

Pemilik Bom Yang Di Sekejati Bandung Adalah Seorang Mahasiswa Di Perguruan Tinggi Swasta




BERITA HARIAN – Pemilik yang sekaligus pelaku bom panci yang meledak pada Sabtu (8/7/2017) sore, di Kampung Kubangan Beureum, Sekejati, Bandung, yakni Agus Wiguna atau AW yang telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Sehari-hari, Agus Wiguna yang berjualan bakso dari pukul 07.00 WIB sampai petang.

Namun, ternyata ada fakta yang lain mengenai Agus Wiguna.

Agus Wiguna yang rupanya adalah seorang mahasiswa.

Hal ini juga yang diamini oleh Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Bambang Purwanto pada saat memberikan keterangan kepada wartawan yang di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Pelaku yang berinisial AW (Agus Wiguna) ini adalah mahasiswa pada perguruan tinggi swasta yang di Kota Bandung," ujar Brigjen Pol Bambang Purwanto, Minggu (9/7/2017).

Keterangan yang tersebut telah didapatkan dari hasil interogasi yang telah dilakukan kepada pihak kepolisian tersebut.

Top Ad 728x90