Tampilkan postingan dengan label Kurban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kurban. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Agustus 2018

Panitia Yang Kesulitan Untuk lumpuhkan Sapi Kurban Pemberian Dari Jokowi

by

Panitia Yang Kesulitan Untuk lumpuhkan Sapi Kurban Pemberian Dari Jokowi



BERITA HARIAN - Panitia Kurban Pemerintah Provinsi Sumut, tampak kesulitan untuk yang akan menyembelih sapi pemberian Presiden Jokowi, yang di halaman Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Rabu(22/8/2018).

Pasalnya, para panitia kesulitan untuk yang akan menjatuhkan hewan berbobot lebih dari 1 ton tersebut.

Tampak, belasan pria tengah yang akan mengikat kaki hewan tersebut dengan tali. Tidak hanya tali, mereka juga yang akan menyediakan sebuah kayu dengan panjang hampir dua meter, untuk menyangga kedua kaki tersebut.

Belasan pria ini juga terlihat yang ketakutan untuk mendekati diri dan mengikat tali, karena tubuh dari hewan tersebut yang besar.

Hampir 20 orang panitia terlihat dengan mengenakan baju seragam berwarna biru. Diantara para pria itu mengatakan, segera mengambilkan tali agar kakinya bisa terikat, dan meminta kepada masyarakat yang melihat segera menjauhi lokasi.

"Ambil talinya, cepat, ikat kakinya dulu, baru bisa yang di jatuhkan. Ayo minggir suku ya, jangan terlalu dekat, bahaya, ini besar gak kek itu kecil," ujar panita tersebut yang tidak diketahui identitasnya.

Sementara itu, Arifin Umar petugas yang melakukan sembelih kepada para hewan kurban yang mengatakan, sebelumnya tidak ada ketakutan yang berhadapan langsung dengan sapi berukuran besar.

"Tidak takut sih, tapi hanya karena badannya lebih besar aja, saya sudah sering yang melakukan penyembelihan, jadi tidak terlalu takut dengan situasi," ucap Arifin Umar.

Ia juga mengatakan, tidak ada kesulitan pada saat melakukan proses penyembelihan terhadap sapi berbobot 1 ton lebih itu.

"Atas kerja sama yang baik, berjalan lancar, tidak begitu sulit,"ucapnya.

Baca juga : Tumpukan Lumpur Yang Didasar Danau Toba Mengakibatkan Air Menjadi Kecoklatan 

Penyembelihan berjalan dengan lancar, sapi berbobot 1 ton lebih tersebut berhasil dijatuhkan.

Karena sebelumnya para panita tampak kesulitan, karena bau menghadapi jenis sapi yang berbobot besar.

"Ya, pertama dalam hidup juga, karena kami baru aja memotong hewan segini besarnya," ucapnya. 

Sabtu, 02 September 2017

34 Ekor Hewan Kurban Yang Disembelih Di Kantor Gubernur

by

34  Ekor Hewan Kurban  Yang Disembelih Di Kantor Gubernur



BERITA HARIAN - Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung yang menyaksikan penyembelihan hewan kurban yang di pelataran Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Jumat (1/9/2017).

Mengenakan pakaian yang serba putih, Nurhajizah dating yang didampingi sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Sumut.

Di lokasi ini, kata Kepala Biro Sosial dan Kesejahteraan Pemprov Sumut Muhammad Yusuf, terdapat 32 ekor lembu dan dua ekor kambing yang telah disembelih.

Yusuf yang mengatakan, terdapat total 149 ekor hewan kurban yang telah didistribusikan Pemprov Sumut yang ke seluruh kabupaten dan kota yang di Sumut.

"Total ada 149 ekor tahun ini," kata Yusuf.

Hewan-hewan kurban ini yang berasal dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang sebanyak satu ekor, ACT yang sebanyak 65 ekor.

Dari APBD Sumut Tahun Anggaran 2017 yang sebanyak 33 ekor serta jajaran SKPD Pemprov Sumut yang sebanyak 50 ekor.

PGN Yang Serahkan 43 Ekor Hewan Kurban Untuk Warga Medan

by

PGN Yang Serahkan 43 Ekor Hewan Kurban Untuk Warga Medan



BERITA HARIAN - Pada Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Area Medan yang kembali saja menyerahkan hewan kurban kepada masyarakat yang di wilayah Medan dan sekitarnya.

PGN Area Medan mendistribusikan 43 ekor hewan kurban yang terdiri dari 4 ekor sapi dan 39 ekor kambing.

Penyerahan hewan kurban yang tersebut dilaksanakan mulai Kamis (31/8/2017) dan Jumat (1/9/2017) kepada perwakilan dari tiap-tiap yang wilayah.

Sales Area Head PGN Medan Saeful Hadi yang mengatakan, kegiatan ini juga yang sebagai wujud kepedulian pihak PGN yang terhadap warga sekitar lingkungan operasionalnya.

Harapannya yang melalui kurban ini dapat bisa membantu mensejahterakan lingkungan dengan sekaligus membawa berkah agar kinerja PGN Area Medan semakin baik untuk ke depannya.

"Sebagai bentuk komitmen pada perusahaan yang peduli terhadap pada masyarakat dan lingkungan sekitar, kami berupaya yang memberikan manfaat yang lebih di antaranya dengan menyerahkan hewan kurban ini kepada masyarakat yang berhak dan juga membutuhkan yang di sekitar lingkungan kerja kami yang di Medan,"ujar Saeful Hadi di Medan, Jumat (1/9/2017).

Dalam peringatan Idul Adha tahun ini, PGN Area Medan yang Telah mendistribusikan sejumlah hewan kurban yang telah disiapkan untuk wilayah operasional PGN Medan yang seperti Tanjung Morawa, Binjai, Belawan dan Medan yang sekitarnya.

Saeful Hadi menambahkan, bantuan yang telah diberikan ini merupakan bukti perusahaan yang sangat fokus menerapkan good corporate citizenship dalam menjalankan pada setiap operasional bisnisnya, khususnya yang di wilayah Medan.

Hingga Saat ini, PGN Area Medan telah melayani untuk sejumlah segmen pelanggan yang sebanyak19.747 pelanggan rumah tangga, 484 pelanggan komersial, serta 45 pelanggan industri dan pembangkit listrik.

"Bantuan berupa hewan kurban ini yang juga sebagai wujud ungkapan syukur kami atas kinerja yang telah dicapai dan hingga kini dalam menyalurkan gas bumi yang di wilayah Medan. Semoga bantuan dari sumbangsih perusahaan dan karyawan PGN Group ini yang menjadi berkah dan bermanfaat bagi semua pihak sehingga energi baik PGN yang akan terus yang tersalurkan secara berkesinambungan,"kata Saeful Hadi.

Jumat, 01 September 2017

Puluhan Hewan Kurban Pangkostrad Dan Wali Kota Yang Datang Dimasjid Agung

by

Puluhan Hewan Kurban Pangkostrad Dan Wali Kota Yang Datang Dimasjid Agung



BERITA HARIAN - Puluhan hewan kurban yang disembelih di Masjid Agung Medan, Jumat (1/9/2017).

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan juga Perikanan Kota Medan Dewi Nainggolan yang telah turun langsung mengawasi penyembelihan hewan-hewan kurban itu tersebut.

Dewi yang menjelaskan bahwa di Masjid Agung yang terdapat hewan kurban milik Panglima Komando Strategis TNI AD (Pangkostrad) Letjend Edy Rahmayadi, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan Tokoh Masyarakat Sumut seperti H Anif.

"Sejak tadi malam kami yang sudah di sini. Kami yang telah memeriksa kesehatan hewan kurban, termasuk milik Pak Wali Kota, Pak Anif dan Pak Edy," ucap Dewi di Masjid Agung Medan, Jumat (1/9/2017).

Seluruh hewan kurban yang di Masjid Agung layak untuk disembelih, walau demikian pihaknya  juga yang akan mengawasi kualitas daging pascadisembelih.

"Kami mau periksa bagian dalam, ada cacing atau tidak. Mudah-mudahan semuanya aman," sambungnya.

Sekadar informasi, penyembelihan hewan kurban yang di Masjid Agung yang telah dilakukan oleh staf Rumah Potong Hewan (RPH) yang Di Kota Medan.

Djarot Yang Telah Mengaku Tidak Berani Menyembelih Hewan Kurban

by

Djarot Yang Telah Mengaku Tidak Berani Menyembelih Hewan Kurban



BERITA HARIAN - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku tidak ada tradisi khusus dalam merayakan Hari Raya Idul Adha setiap tahunnya.

 Ia yang telah mengaku hanya menunaikan salat ied seperti momen hari raya yang sebelumnya.

 Setelah itu, aktifitasnya yang dilanjutkan dengan meninjau pada sejumlah lokasi.

Hal yang tersebut lantaran dirinya yang merupakan seorang pejabat daerah.

 "Kalau kami tradisi khususnya ya cuma salat, ya seperti ini, tapi meninjau-ninjau dengan beberapa (tempat)," ujar Djarot, saat yang ditemui di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (1/9/2017).

 Mantan Wali Kota Blitar itu yang kemudian membeberkan 'kisah' dirinya pada saat masih merayakan Hari Raya Idul Adha di kota yang pernah ia pimpin, Blitar.

 Di desa yang pernah ia tempati, ia yang mengaku turut membantu dalam proses penyembelihan hewan kurban.

 "Kalau waktu yang di desa di Blitar, (saya) ikut membantu," kata Djarot.

 Namun ia yang kemudian menegaskan, bantuan tersebut bukan untuk yang menjadi 'tukang sembelih' hewan kurban.

Pasalnya, ia yang membocorkan bahwa dirinya tidak berani untuk menyembelih hewan kurban karena dirinya tipe orang yang 'tidak tega'.

 "(Membantunya) bukan motong ya, karena saya tidak tega, tidak berani," tegas Djarot.

Sedangkan pada saat memimpin ibukota, politisi PDI Perjuangan itu yang hanya melakukan tinjauan ke sejumlah wilayah, usai menunaikan salat ied.

 "Ya kalau di sini kan saya meninjau dengan beberapa titik," kata Djarot.

Top Ad 728x90