Tampilkan postingan dengan label Polsek Percutseituan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polsek Percutseituan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 September 2018

Polsek Percut Seituan Membagikan Nasi Bungkus Untuk Pengemudi Para Becak

by

Polsek Percut Seituan Membagikan Nasi Bungkus Untuk Pengemudi Para Becak



BERITA HARIAN - Tampaknya pembagian nasi bungkus terhadap para pengemudi becak motor dan masyarakat yang telah membutuhkan, mulai menjadi tren dikalangan pihak kepolisian Kota Medan.

Sebelumnya Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus mengawali hal tersebut, dengan membagi-bagikan nasi bungkus gratis yang terhadap para pengemudi betor.

Tak lama setelahnya, hal positif ini yang mewabah hingga ke Polres dan Polsek jajaran. Menjadi seperti hal yang indah dan bermakna, berbagi terhadap sesama yang membutuhkan.

Dalam Jumat barokah kemarin, Polsek jajaran seperti Polsek Medan Helvetia, Polsek Medan Kota, Polsek Medan dan Baru dan lainnya, juga melakukan hal yang sama, untuk mewujudkan kasih sayang dan rasa peduli terhadap masyarakat.

Teranyar, Polrestabes Medan, Sabtu (1/9/2018) siang tadi, usai melakukan pemaparan kasus tangkapan narkoba di Kampung Mangkubumi, juga membagi-bagikan nasi bungkus terhadap warga sekitar dan makan bersama tanpa adanya sekat yang memisahkan.

Polsek Percut Seituan juga tak ingin momen keindahan berbagi terhadap sesama ini, seperti berlalu begitu saja dan menjadi cerita tanpa pernah dilaksanakan.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Faidil Zikri bersama para anggotanya, juga melakukan hal mulia berbagi nasi bungkus terhadap warga sesama yang membutuhkan di Jalan Letda Sujono Depan Mesjid Al-Hidayah.

Baca juga : Polisi Gerebek Pengunjung New Zone, 15 Orang Positif Narkoba, Puluhan Tanpa Identitas

"Agar abang betor dan tukang parkir senantiasa menjadi polisi buat diri sendiri. Serta memberikan informasi sekecil apapun tentang adanya gangguan kamtibmas dan tindak pidana yang terjadi, sambungnya.

Lebih lanjut, dalam hal membagikan nasi bungkus itu, Faidil tampak tidak sungkan untuk makan bersama dan saling berbagi cerita terhadap para abang-abang pengemudi betor tersebut.

Selasa, 05 Juni 2018

Dua Pria Penjaga Sekolah Terlibat Dalam Kasus Ederkan Uang Palsu Belanja Dipasar

by

Dua Pria Penjaga Sekolah Terlibat Dalam Kasus Ederkan Uang Palsu Belanja Dipasar



BERITA HARIAN -  Dua pelaku pengedar uang palsu yang ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Timur. Pelaku berjumlah dua orang yang bernama Syahri Ramadhan Dongoran (40) warga Jalan Pasar 7, Kecamatan Percut Seituan, dan Deni Alvi Maulana (24) warga Jalan Sederhana Dusun VII Cempaka Tembung, Kecamatan Percut Seituan.

Kedua pelaku yang ditangkap di Jalan Beringin Pasar 7, Kecamatan Percut Seituan, saat yang akan melakukan peredaran uang palsu. Diketahui, seorang pelaku yang berprofesi ASN atau tepatnya penjaga sekolah.

Menurut pengakuan dari kedua pelaku, peredaran uang palsu yang tersebut sudah dua kali dilakukan di kawasan Medan Tembung.

"Sudah dua kali. Di daerah pasar Medan Tembung saat belanja," ucap Syahri dengan kaki gemetar.

Ketika menjawab pertanyaan, Syahri dan Deni yang mengaku kerap mengedarkan uang palsu dengan modus berbelanja.

"Kemarin waktu di pasar Medan Tembung uang palsunya enggak ketuahuan. Karena mau belanja, jadi enggak yang diperhatikan," ucap Deni sembari menundukkan kepala.

Terkait cara mencetak uang palsu itu, kedua pelaku yang melakukan secara otodidak atau tanpa bantuan orang lain.

"Kami berdua. Kami cari internet cara mencetak uang palsu. Setelah itu, kami buat dan beli alatnya serta dicetak pakai printer dan yang diedarkan," ungkapnya.

Peredaran uang palsu yang akan dilakukan kedua pelaku akhirnya bocor, setelah warga Jalan Beringin Pasar 7, melapor ke pihak kepolisian, dan akhirnya yang menangkap kedua pelaku.

Baca juga : Polres Siantar Yang Tangkap 7 Tersangka Pengedar Sabu, Termasuk Dengan 1 Wanita

Sesuai pengakuan pelaku, hasil dari peredaran uang palsu tersebut, yang akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Untuk kebutuhan sehari-hari. Enggak ada yang lain," ucapnya lagi.

Meski berstatus ASN yang menjaga penjaga sekolah, Syahri sepertinya tidak paus dengan penghasilannya. Hingga nekat mengajak Deni untuk mencetak uang palsu, kemudian yang diedarkan di pasar dengan modus berbelanja.

Senin, 04 Juni 2018

Pria Tak Kapok-kapok, Curanmor Masih Saja Beraksi di Tempat Yang Sama

by

Pria Tak Kapok-kapok, Curanmor Masih Saja Beraksi di Tempat Yang Sama



BERITA HARIAN - Eko Syahputra (24) warga Jalan Anif, Kecamatan Percut Seituan, yang dihakimi warga Komplek Cemara Asri, Kecamatan Percut Seituan, karena telah mencuri sepeda motor milik Ganda

Pramadi jenis Honda Vario warna hitam plat BK 3124 AFO , pada (23/5/2018) Medan.

Menurut keterangan korban, Ganda Pramadi (36), awal hilangnya sepeda motornya tersebut yang  terparkir di depan Restoran Bangau, Komplek Cemara Asri.

"Saya kerja di rumah makan itu, sebagai operator. Awalnya, sepeda motor itu, saya parkiran yang di depan rumah makan. Pada Jumat kemarin (25/5/2018) Sekitar pukul 14.00 WIB, motor saya itu, enggak di situ lagi," ucap pria yang berbadan tegap itu.

Peristiwa hilangnya yang sepeda motornya tersebut, membuat pria yang berbadan tegap itu, akhirannya geram. Setelah beberapa hari, warga sekitar yang akan bisa saja yang mengetahui ciri-ciri pelaku yang mencuri sepeda motor tersebut.

"Ada warga yang tahu ciri-cirinya. Wajahnya pun yang akan dikenali. Tadi, sekitar pun pukul 14.30 WIB, si pelaku ini datang lagi yang ke komplek. Terus, karena ada yang mengenali pelaku, warga langsung mengikat dia. Dan langsung yang akan dipukuli warga sekitar," ucapnya lagi.

Karena saking kesalnya, pria yang berbaju kaus warna hijau itu, hampir memukul pelaku kembali, saat hendak diperiksa oleh polisi.

Baca juga : Pengendara Vixion Yang Nekat Tabrak Kapolsek Saat Sedang Melakukan Razia

Saat menuju ruang penyidik, pelaku sempat berbicara yang sedikit kepada jurnalis, terkait yang sudah berapa kali pelaku mencuri sepeda motor.

"Baru sekali bang," ucapnya yang akan sembari menuju ruangan penyidik Polsek Percut Seituan.

Selasa, 08 Mei 2018

Polsek Percutseituan Yang Berhasil Tangkap Pengedar Uang Palsu

by

Polsek Percutseituan Yang Berhasil Tangkap Pengedar Uang Palsu



BERITA HARIAN - Kembali lagi kejahatan uang palsu yang muncul. Polisi berhasil amankan dua pengedar dan juga satu otak pelaku pembuatan uang palsu (upal).

Polisi juga yang berhasil amankan dua mesin pencetak uang palsu Polsek Percut Sei Tuan, Senin (7/5/2018). Awalnya peredaran uang palsu ini yang terjadi di sebuah toko Handphone kawasan Jodoh Center, Tembung.

Kapolsek Percutseituan, Kompol Faidil Zikri yang menceritakan kronologis terungkapnya peredaran uang palsu ini berawal pada Sabtu (5/5/2018) siang saat Wahyu datang yang ke salah satu toko handphone yang di Jodoh Centre, Pasar VII Tembung, Kec. Percut Sei Tuan.

Pelaku yang membawa upal yang sebanyak Rp1,4 juta pecahan Rp 50 ribu untuk membeli handphone yang di toko korban yang identitasnya belum diketahui.

Setelah harga disepakati, pelaku hendak yang membayarkan handphone itu kepada korban. Namun saat korban mencek keaslian uang itu dengan alat money detector yang terkejut karena uang itu palsu.

"Korban yang dibantu warga langsung mengamankan pelaku. Kemudian anggota kami (personel Polsek Percutseituan) tiba yang di lokasi dan mengamankan pelaku," ujarnya, Senin (7/5/2018).

Selain mengamankan Wahyu, polisi juga yang menyita uang palsu pecahan Rp 50 ribu berjumlah Rp1,4 juta.

Saat yang dilakukan Intograsi, pelaku yang bernama Wahyu yang mengaku, bahwa uang palsu itu didapatnya dari seorang pria, dan dia juga yang mengaku tidak sendirian mengedarkan uang palsu tersebut.

Atas pengakuan pelaku, kemudian personel yang melakukan pengembangan.

"Setelah dilakukan Intograsi, dan kami yang  bergerak mengembangkan untuk segera meringkus pelaku lainnya. Besoknya, pelaku Tumbur Marpaung diringkus dari salah satu warnet yang di Prumnas Mandala," tambah Faidil.

Baca juga : Gerindra Begitu Yakin Prabowo Subianto Akan Menang di Pilpres 2019 Siapapun Dicalonkan

Personel kembali lakukan intograsi kepada Tumbur Marpaung dan ia kembali ’bunyi’. Pada Senin (7/5/2018) siang, personel yang berhasil meringkus B  Sitanggang, sebagai otak pelaku yang mencetak uang palsu itu dari kediamannya di Jl. Selamat Ketaren, Desa Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan.

Juga turut yang disita dua unit mesin pencetak uang palsu.

Saat penangkapan, B Sitanggang mencoba yang melarikan diri dengan memanjat atap rumahnya. Namun B Sitanggang dapat diamankan. Sementara seorang pengedar uang palsu lainnya yang berhasil lolos.

Personel yang sudah mengetahui identitasnya sedang melakukan pengejaran.

Top Ad 728x90