Kamis, 09 Agustus 2018

, , , ,

2 Begal Jalanan Beraksi di Kota Medan di Tembak Mati

2 Begal Jalanan Beraksi di Kota Medan di Tembak Mati



BERITA HARIAN - Maraknya aksi begal yang di Kota Medan yang menelan korban jiwa dan harta membuat Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) tak tinggal diam.

Komplotan begal kelompok RAS alias Raja yang akan berhasil ditangkap Tim Pegasus Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Timur. Saat yang akan dilakukan pengembangan ke beberapa lokasi kejadian, Raja berusaha kabur dan juga yang akan mengancam petugas dengan senjata tajam.
Raja kabur meski sudah yang diberi peringatan oleh pihak kepolisian. Peringatan tersebut tak diindahkan oleh pelaku, sehingga dengan tegas dan terukur polisi menembak pelaku, dibagian paha dan juga dada kiri.

“Tembakan mengenai paha dan dada sebelah kiri tersangka. Akibatnya, tersangka yang meninggal dunia,” kata Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira.

Lebih lanjut Putu yang menjelaskan, tersangka AS alias Bangun ini yang ditangkap karena diduga terlibat serangkaian aksi pembegalan yang di wilayah Kota Medan.

Salah satunya di Jalan Mabar, Kecamatan Medan Perjuangan pada Rabu, 13 Desember 2017 sekitar pukul 05.30 WIB dengan korbannya atas nama Rudi Wanto (38) warga Jalan Timah Putih A-II-04 Sukaramai II, Kecamatan Medan Area.

Bangun kerap yang bersaksi bersama temannya RAS alias Raja, warga Jalan Rawa Cangkuk IV, Kecamatan Medan Denai, MRP alias Ridho, warga Jalan Beringin Pasar VII Gang Duku Tembung dan N yang masuk kategori daftar pencarian orang (DPO).

“Jadi kawanan begal yang berhasil kami amankan yakni Ridho yang ditembak di kedua kakinya. Sementara Raja dan Bangun karena mencoba kabur dan juga yang akan mengancam petugas dengan senjata tajam terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur sehingga keduanya meninggal dunia," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha.

Dari ketiga tersangka polisi berhasil amankan satu buah helm berwarna merah yang digunakan Raja, satu buah helm berwarna hitam yang digunakan Ridho.


Uang tunai Rp 180 ribu hasil penjualan sepeda motor Raja, uang tunai Rp 650 ribu hasil penjualan sepeda motor Ridho.

Satu unit Honda sepeda motor Honda CB 150 R Hitam yang digunakan Raja, satu unit sepeda motor Revo yang digunakan Bangun dan sebilah golok.

Komplotan begal ini beraksi di beberapa jalan di Kota Medan. Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, adapun aksi mereka yakni, Jalan Mabar Kecamatan Medan Perjunagan Medan, mencuri Honda Beat. Jalan Selam IV Medan, mencuri Honda Beat.

Baca juga : Polres Simalungun Telah Ungkap Dalam Sindikat Curanmor

Jalan STM Medan, mencuri Honda Supra X 125, Jalan Brigjen Katamso Medan, mencuri Honda Beat, Jalan Sisingamangaraja di Makam pahlawan Medan, mencuri Honda Supra X 125.

Jalan Pukat Banting Medan menxuri Honda Vario 150, Jalan Pukat/ Selam Medan, mencuri Honda beat hitam, Jalan Jermal XV Medan, mencuri Honda Supra X 125 Hitam.

Asia Simpang Amplas Medan, mencuri Honda Beat Merah Putih, Jalan Sumatera Medan, mencuri Honda Beat Biru Putih, Jalan HM Joni Medan, mencuri Honda Vario.

Jalan Sisingamangaraja fly over amplas Medan, mencuri Honda CB 150 Hitam, Jalan Lintas Tanjung Morawa Medan (sebanyak 7 kali sehingga lupa hasilnya) dan Jalan Irian Barat Medan, mencuri Honda Beat.

0 komentar:

Posting Komentar

Top Ad 728x90