Tampilkan postingan dengan label Eramas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Eramas. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 September 2018

Resmi Dilantik Oleh Jokowi Jadi Gubernur Dan Wagub Sumut, Edy Rahmayadi Dan Ijeck

by

Resmi Dilantik Oleh Jokowi Jadi Gubernur Dan Wagub Sumut, Edy Rahmayadi Dan Ijeck



BERITA HARIAN - Presiden RI Joko Widodo yang melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah, bersama delapan provinsi yang lainnya, Rabu (5/9/2018), di Istana Negara Jakarta.

Dalam agenda tersebut, disebutkan ada pesan khusus untuk yang mengejar keterlambatan pembangunan selama ini.

Gubernur-Wakil Gubernur pun mengikuti seluruh proses pelantikan mulai dari pemberian surat tanda keputusan Presiden, penandatanganan berita acara pelantikan hingga proses pada pengambilan sumpah jabatan.

Keduanya tampak yang bersemangat menyampaikan ikrar sebagai pemimpin Sumatera Utara lima tahun ke depan.

Usai dilantik, Edy-Ijeck yang disambut puluhan orang warga Sumut yang di halaman Istana Negara untuk memberikan ucapan selamat, sekaligus berfoto bersama dengan pemimpin baru.

Meskipun dalam kondisi panas dan padat, keduanya tampak antusias yang melayani permintaan masyarakat yang menunggu sejak pagi.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang akan menyampaikan, bahwa langkah awal sebagai kepala daerah adalah melakukan evaluasi dan juga konsolidasi. Mengetahui bagaimana kemampuan organisasi.

Khususnya seluruh perangkat kerja atau jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). Sebab tanpa memahaminya, akan sulit yang akan mensinergikan program pembangunan, meskipun visi misi berulangkali disampaikan.

Gubernur pun menyampaikan ada beberapa poin penting yang menjadi prioritas.

Pertama masalah ketenagakerjaan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pertanian. Ditegaskannya pembanguan di 33 kabupaten/kota harus sejalan, se-iya sekata, serta tidak ada lagi pengkotak-kotakan.

"Segera kejar keterlambatan pembangunan. Berarti kita sudah terlambat pembangunannya," ujar Gubernur, mengungkapkan pesan dari Presiden kepada keduanya.

Baca juga : Prabowo Bereaksi Dalam Terkait Melemahnya Rupiah, Dolar Naik Harus Waspada

Sementara Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah menyampaikan terimakasih kepada rakyat atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Dirinya pun mengajak seluruh rakyat Sumut menjaga kebersamaan agar pembangunan berjalan baik.

"Tidak ada lagi kontestasi, semua kita harus bersama membangun Sumut. Semoga kami bisa amanah menjalankan tugas ini," sebutnya.

 Hadir diantaranya Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, Pj Gubernur Sumut Eko Subowo, Sekdaprov Sumut Dr Hj Sabrina serta jajaran OPD Pemprov Sumut.

Kamis, 28 Juni 2018

Dalam Hitung Cepat, Suasana di Posko Pemenangan Eramas Yang Begitu Meriah

by

Dalam Hitung Cepat, Suasana di Posko Pemenangan Eramas Yang Begitu Meriah



BERITA HARIAN - Usai yang menunaikan salat Asar di Masjid Agung Medan, Edy Rahmayadi langsung menuju Posko Pemenangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) yang di Jalan A Rivai, Medan, Rabu (27/6/2018).

Edy langsung yang akan disambut para pendukung dan relawan yang telah bersorak ria menyanyikan yel-yel Eramas.

Keunggulan sementara yang akan diperoleh dari berbagai quick count membuat suasana yang di posko pemenangan ini tampak begitu ramai.

Sebagian yang di antara para relawan dan pendukung bahkan yang akan bisa saja yang menyanyikan yel-yel "Siapa suruh datang ke Sumut, siapa suruh datang ke Sumut".

Berjalan sambil dikawal para pendukungnya, Edy yang langsung berjalan menuju panggung dan menyampaikan pernyataan sikapnya yang akan bisa saja yang mengenai hasil sementara quick count.

Edy yang akan bisa saja yang menyampaikan syukur atas hasil sementara yang mengunggulkan pihaknya. Namun, Edy yang akan bisa saja yang memilih untuk menunggu hasil resmi yang disampaikan KPU Sumut nantinya.

Meski demikian, Edy optimistis hasil yang sementara quick count ini tidak akan berbeda dengan hasil resmi nanti.

Di hadapan para pendukungnya, Edy bicara panjang lebar yang mengenai pencapaian ini.

"Saya ucapkan terima kasih, kemenangan Eramas ini adalah kemenangan Sumut. Sumut yang harus bermartabat," kata Edy.

Baca juga : Ketergantungan Argentina Dengan Lionel Messi Sangat Wajar

Tak lama saat Edy berbicara, Musa Rajekshah atau Ijeck menyusul tiba yang di posko ini. Iringan musik serta yel-yel yang kemenangan Eramas kembali bergema.

Selain para relawan dan juga pendukung, sejumlah unsur partai pengusung dan juga pendukung juga tampak meramaikan posko.

Bahkan sejumlah ASN yang kini yang masih menjabat kepala dinas (jabatan tinggi pratama) di lingkungan Pemprov Sumut turut datang ke posko ini.

Rabu, 20 Juni 2018

Persepsi Penegakan Hukum Dan Juga Versi Djoss Dan Eramas

by

Persepsi Penegakan Hukum Dan Juga Versi Djoss Dan Eramas



BERITA HARIAN - Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat yang akan menjelaskan persoalan hukum dan ham masih banyak yang terjadi di sumut.

Kecenderungan penanganan hukum itu yang akan menurut Djarot yang lebih berpihak kepada mereka yang punya memiliki modal.

"Hukum cenderung tidak berpihak rakyat kecil,oleh karena itu yang kami meluncurkan tiga kartu yakni, Kartu Sumut Pintar, Kartu Sumut Sehat dan Kartu Sumut Keluarga Sejahtera," ujarnya, Selasa (18/6/2018).

Pernyataan tersebut yang akan disampaikan Djarot dalam debat publik ketiga Cagub-Cawagub Sumut, Santika Dyandra Hotel,Medan dengan topik Penanganan Hukum dan HAM.

Menurut Djarot dengan adanya ketiga kartu tersebut hal-hal yang berkaitan dengan hak asasi manusia seperti pendidikan, kesehatan yang serta kesejahteraan akan tercapai.

"Lagipula bila APBD ditangani dengan transparan akan menghindari pelanggaran hukum," ujarnya.

Kemudian Cawagub nomor urut dua Sihar Sitorus menambahkan kesejahteraan guru honorer, madrasah,buuh,petani dan nelayan juga akan menjadi prioritas utama.

Baca juga : 208 Surat Suara Pilgub Sumut Yang Rusak di KPU Langkat

Sebelumnya Cagub nomor urut satu, Edy Rahmayadi menyampaikan, semuanya harus kembali pada sumber hukum yakni Pancasila serta UUD 45.

"Hukum membela kelompok tertentu bahkan hal tersebut diaminkan oleh aparat tertentu. Marilah bertaubat, agar kita benahi ini," katanya.

Edy menyayangkan upaya kriminalisasi yang marak terjadi akhir-akhir ini.

Top Ad 728x90