Minggu, 03 Juni 2018

, , ,

Djarot Akan Instruksikan Relawan Antar Jemput Disaat Pemilu

Djarot Akan Instruksikan Relawan Antar Jemput Disaat Pemilu



BERITA HARIAN - Guna mengangkat partisipasi politik yang di pemilu Sumatera Utara, Cagub Sumut nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat meminta para relawan untuk yang akan memberi kontribusi maksimal.

Salah satunya yakni, membuat jasa antar jemput bagi para lansia, penyandang disabilitas yang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Teman-teman relawan mari kita fasilitasi para kaum lansia, penyandang yang akan disabilitas agar bisa datang ke TPS. Setelah itu yang akan diantar kembali ke rumah," katanya, Sabtu (2/6/2018).

Hal yang akan bisa saja yang dikatakan Djarot saat menghadiri Deklarasi Pemuda Merga Silima (PMS) Sumut untuk Djoss, di Sekretariat PMS, Jalan Ngumban Surbakti Medan.

Bagi Calon Gubernur yang didampingi Sihar Sitorus itu, angka golput perlu yang ditekan.

Ia juga yang mengingatkan para relawan agar menyampaikan ke masyarajat yang hendak memilih agar membawa e-KTP.

"Bila tidak ada e-KTP silakan bawa Suket agar dapat memilih," ungkapnya.

Menurut Djarot satu suara sangat penting bagi kemenangan pihaknya.

"Jangan sampai kalau nanti ada yang sudah datang ke TPS lalu, mereka tidak bisa memilih karena gak bawa KTP, padahal sudah panas-panas. Mau balik yang ke rumah lagi malas," katanya.

Ia juga berharap PMS dapat menjadi pionir gerakan sukarela mendukung Djarot-Sihar.

"Relawan itu yang betul-betul sukarela, tidak hanya deklarasi saja. Mari kita turun ke lapangan," katanya.

Telah banyak lapisan masyarakat, kata Djarot yang terus saja yang bergerak bersamanya, untuk perubahan Sumut lebih baik.

Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat yang akan menyatakan keyakinannya bila pemilih pemula harus menggunakan hak pilihnya.

 Menurut Djarot, ia berharap para pemilih pemula dapat yang akan bisa saja yang menentukan pilihan terbaik demi Sumut ke depan.

"Banyak pemilih pemula datang kepada diri saya dan yang bersedia untuk memilih Djoss. Karena ada harapan perubahan yang lebih baik kalau memilih Djoss," katanya,Sabtu (2/6/2018).

Hal tersebut disampaikan Djarot saat acara Deklarasi Pemuda Merga Silima (PMS) di Ngumban Surbakti, Medan.

 Mantan Wali Kota Blitar dua periode itu mengaku potensi pemilih pemula di Sumatera Utara sangat besar.

"Pemulih pemula di sumut sangat besar dan pemilik pemula ini sebetulnya bisa membawa perubahan besar di Sumut," katanya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh pemilih pemula jangan mensia-siakan hak pilihnya.

"Jadi saya menghimbau kepada pemilih pemula pada tanggal 27 Juni 2018 yang sudah berusia 17 tahun itu bisa menggunakan hak pilihnya," sebutnya.

Bagi Djarot, pemilih pemula merupakan kaum milenial yang membutuhkan satu harapan baru.

Baca juga : Bareskrim Yang Akan Hentikan Kasus Iklan PSI, Pemilu Bawaslu Kalah 

"Untuk menjawab tantangan-tantangan dan kemajuan teknologi informasi," katanya.

Djarot juga sangat menyayangkan bila kaum milenial tak menggunakan hak suaranya. Pasalnya, kesempatan inilah yang menentukan masa depan pemula.

"Resikonya mereka kehilangan kesempatan 5 tahun kedepan. Karena kalau tidak menggunakan hak pilihnya maka harus menunggu 5 tahun lagi.Padahal 5 tahun kedepan persaingan semakin kencang, bukan persaingan bangsa sendiri tapi persaingan dengan negara-negara lain," ucapnya.

Sementara itu, Perwakilan PMS Leo Ginting mengungkapkan bahwa Pemuda Merga Selima secara struktural adalah organsasi kesukuan, dimana seluruh pengurusnya adalah orang yang bersuku Karo

Leo mengatakan bahwa masyarakat Karo khususnya PMS Sumut sangat merindukan perubahan besar di Sumatera Utara.

"Dimana Sumut yang dikenal semua urusan mesti uang tunai menjadi semua urusan mudah dan transparan," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa PMS sebagai salah satu garda terdepan memenangkan Djarot-Sihar di Sumut.

"Kami percaya bahwa perubahan itu hanya akan bisa terwujud jika Sumatera Utara dipimpin oleh bapak Djarot dan Sihar Sitorus," tegasnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Top Ad 728x90