Kamis, 03 Mei 2018

, , ,

Guardiola Yang Bisa Membuat MU Jadi Juara Premier League

Guardiola Yang Bisa Membuat MU Jadi Juara Premier League



BERITA HARIAN - Legenda Manchester United, Dwight Yorke menyindir pilihan taktik yang diterapkan Jose Mourinho yang di MU saat ini. Mourinho yang memang dikenal sebagai pelatih yang memiliki sebuah pendekatan untuk memenangkan pertandingan dengan segala cara, meskipun jika itu berarti yang akan bermain defensif yang dinilai membosankan.

Menurut Yorke, taktik yang akan bisa saja yang digunakan Mou tersebut telah merusak tradisi MU selama bertahun-tahun. Dia bahkan yang akan mengklaim Pep Guardiola bisa membuat para pemain MU yang akan menyuguhkan permainan menyerang yang agresif jika situasinya yang begitu terbalik.

Bahkan, tidak tanggung-tangung, Yorke menilai Guardiola bisa saja yang akan mempersembahkan gelar juara Premier League dengan skuat MU yang saat ini. Hal itu dilakukan dengan memainkan strategi yang akan menyerang di setiap laga dengan komposisi pemain yang sebenarnya sudah cukup yang mumpuni.

"Saya rasa mereka (MU) pasti menjadi juara liga karena mereka  berada satu langkah di depan, memainkan sepak bola menyerang. Setiap pelatih yang memiliki kedalaman skuat baik pasti memainkan sepak bola menyerang dan memenangkan lebih banyak pertandingan daripada kalah," tutur Yorke dinukil dari tribalfootball.

"Liat saja Manchester yang lain. Jangan berani berkata pada saya bahwa pemain mereka lebih superior dari MU. Lihat saja Anthony Martial, Marcus Rashford, Jesse Lingard, lihat Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku. Kami mempunyai barisan penyerang yang sangat kuat."

Baca juga : Liverpool Lupakan Liga Champions Dan Fokus Pada Premier League

Lebih lanjut, menurut Yorke yang menjadi perbedaan dari kedua tim kuat tersebut adalah filosofi kedua pelatihnya. Dia menilai Guardiola sebagai pelatih yang berani bermain menyerang dan Mourinho sebaliknya, pelatih yang menyukai strategi defensif.

"Perbedaannya adalah mereka (Man City) memiliki pelatih yang berpikir positif dan ingin memainkan sepak bola menyerang. Di tim merah, kami memiliki pelatih yang ingin menang 1-0 dan bermain defensif. Perbedaannya sesederhana itu," tutup dia.

0 komentar:

Posting Komentar

Top Ad 728x90