Sabtu, 31 Maret 2018

, , ,

Wiranto Yang Ungkap Progam Kebijakan Pemerintah Dengan Hasil Blusukan Jokowi


Wiranto Yang Ungkap Progam Kebijakan Pemerintah Dengan Hasil Blusukan Jokowi

 

BERITA HARIAN - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto hari ini, Sabtu (31/3/2018), mewakili Presiden Joko Widodo menghadiri acara Musyawarah Besar  Alumni & Simpatisan Syachonah Moh. Cholil (ASSCHOL) di Demangan Bangkalan.

Dalam yang sambutannya, Wiranto yang akan bisa saja yang menyampaikan bahwa kesatuan antara ulama dan umara sangat penting.

Menurutnya, jika ilmu para ulama diserap para umara da juga yang akan bisa saja yang diserap oleh rakyat maka akan muncul kebijakan-kebijakan yang arif dan berpihak kepada rakyat.

“Saya sampaikan bahwa saat ini Presiden Joko Widodo juga terus menerus yang akan bisa saja yang berkomunikasi dengan para ulama untuk memahami apa aspirasi para ulama terhadap bangsa ini, itu diserap. Tapi beliau juga blusukan kemana-mana untuk mendengarkan suara rakyat agar dapat menyaksikan langsung apa yang dirasakan rakyat,” ujar Wiranto sesuai yang keterangan pers Humas Kemenko Polhukam.

Dari hasil blusukan tersebut, lanjutnya, yang muncul kebijakan-kebijakan Presiden Jokowi.

Misalnya dari sisi ekonomi, ada juga pembangunan ekonomi syariah, dimana saat ini Bank Syariah yang akan bisa saja yang memiliki aset mencapai Rp 432 triliun. Kemudian pembukaan Bank Wakaf Mikro untuk pemberian kur (kredit usaha rakyat).

“Itu saya kira yang bisa kita lakukan tatkala ulama dan juga umara itu bersatu,” kata Wiranto.


Dalam kesempatan tersebut, Menko Polhukam juga yang akan bisa saja yang berharap agar kesadaran yang dirintis oleh para pendahulu yakni KH. Moch. Cholil tentang kependidikan di pondok pesantren, dimana tujuannya yaitu tidak tunduk terhadap penjajahan Belanda dapat diwariskan atau ditularkan oleh para generasi penerus.

Dikatakan, jika dulu tantangannya penjajahan Belanda maka ancaman yang saat ini yang akan bisa saja yang dihadapi bangsa Indonesia sangat banyak.

“Modalnya apa? Kalau dulu persatuan sekarang juga persatuan, ukhuwah wathoniyah,” kata Menko Polhukam Wiranto.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo, Deputi Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa Arief P. Moekiyat.

0 komentar:

Posting Komentar

Top Ad 728x90