Tampilkan postingan dengan label Generasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Generasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Mei 2018

Tahun 2019 Momentum Transisi Generasi Yang Baru Pimpin Parpol

by

Tahun 2019 Momentum Transisi Generasi Yang Baru Pimpin Parpol



BERITA HARIAN - Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari  yang akan menyebut transformasi demokrasi terjadi pada tahun 2019, dimana para pemimpin muda yang bermunculan, dan mereka yang senior akan mawas diri.

Ia yang akan mencontohkan regenerasi telah terjadi pada pemimpin partai-partai politik.

Mereka yang akan bisa saja yang dilahirkan pada momentum tahun 1999 seperti Megawati Soekarnoputri, Amien Rais kemungkinan akan berganti pada generasi berikutnya yang di tahun 2024 yang akan datang.

Pergantian pemimpin tersebut yang sudah pasti akan diisi oleh orang-orang muda.

"Esensinya, generasi pemimpin sekarang ini yang akan habis kira-kira tahun 2024," ungkap Qodari, saat di Jakarta, Minggu (20/5/2018).

Saat ini saja masing-masing parpol sudah mempersiapkan suksesor mudanya, seperti demokrat dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), PAN dengan Hanafi Rais. Kemudian PKB dan PPP yang memiliki pemimpin relatif muda.

Baca juga : Messi Yang Begitu Yakinkan Griezman Untuk Gabung Dengan Barca

Qodari mengatakan bahwa politik Indonesia sudah memasuki proses transformasi yang akan berlangsung secara alamiah.

"Kita bisa katakan bahwa 2019 ini adalah transisi menuju generasi baru," pungkasnya.

Jumat, 03 November 2017

Generasi Milenial Pada Pilih Jokowi Dibanding Dengan Prabowo

by

Generasi Milenial Pada Pilih Jokowi Dibanding Dengan Prabowo



BERITA HARIAN - Lembaga Center for Strategic and Internasional Studies ( CSIS) yang telah melakukan survey dan juga yang mengenai tingkat keterpilihan sejumlah tokoh yang di mata generasi milenial ‎dalam pemilihan presiden.

Dalam riset yang akan digelar 23-30 Agustus 2017 tersebut presiden Joko Widodo unggul dari Prabowo Subianto.

Sebanyak 33,3 persen generasi milenial yang akan bisa saja memilih Joko Widodo, sementara Prabowo Subianto 25 persen.

Untuk generasi non milenial yang sebanyak 54,2 persen generasi non milenial yang akan memilih Jokowi dan 24,5 persen yang akan memilih Prabowo subianto.

Peneliti CSIS Arya Fernandes yang mengatakan ‎tingkat keterpilihan yang ke dua tokoh yang akan bisa saja bertarung dalam Pilpres 2014 yang tersebut masih yang terbilang tinggi yang di mata generasi milenial.

Besaran yang kompetitif yang diantara kedua tokoh tersebut yang tidak terlepas dari keberhasilan Partai Gerindra yang akan menggarap suara anak muda.

"Porsi dukungan dari dua tokoh utama yang masih cukup kuat antara Pak Prabowo dan juga Pak Jokowi. Distribusinya yang tersebar diantara yang ke dua tokoh ini" katanya pada saat memaprakan dengan hasil survey yang di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat, (3/11/2017).

Meskipun demikian ‎generasi milenial yang membuka ruang terbukanya tokoh baru. Mereka ayng akan membuka penilaian yang terhadap munculnya tokoh tokoh baru.

"Apabila tokoh itu yang dianggap mewakil harapan baru, mereka yang akan menyeleksi tokoh baru yang sesuai dengan harapan," katanya.

‎Di mata generasi yang milenial terdapat tiga nama lain yang masuk lima besar dengan tingkat elektabilitas yang tinggi. Ketiga nama yang tersebut yakni Ridwan Kamil 5,8 persen, Tri Rismaharini 4,8 persen, Susilo Bambang Yudhoyono 4,7 persen.

Survei CSIS yang akan dilakukan dengan mengambil 600 sampel dengan metode penarikan sampel multistage random sampling. Teknik pada pengumpulan yang akan menggunakan wawancara tatap muka yang tersebar yang di 34 provinsi.

Top Ad 728x90